Rabu, 16 Mei 2012
Raisa - Apalah arti menunggu
Telah lama aku bertahan
Demi cinta wujudkan sebuah harapan
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi
Dahulu kaulah segalanya
Dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
Namun sekarang aku mengerti
Tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang sama
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu
Bila kamu tak cinta lagi
Wish You Were Here - Avril Lavigne
I can be strong
But with you, it's not like that at all
There's a girl
who gives a shit
behind this wall
You've just walked through it
And I remember, all those crazy things you said
You left them riding through my head
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here.
All those crazy things we did
Didn't think about it, just went with it
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
here, here, here
I wish you were here.
Damn, Damn, Damn
What I'd do to have you
near, near, near
I wish you were here.
I love the way you are
It's who I am, don't have to try hard
We always say, say like it is
And the truth is that I really miss
All those crazy things you said
You left them riding through my head
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here.
All those crazy things we did
Didn't think about it, just went with it
You're always there, you're everywhere
But right now I wish you were here
[Chorus:]
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
here, here, here
I wish you were here.
Damn, Damn, Damn
What I'd do to have you
near, near, near
I wish you were here.
[Bridge:]
No, I don't wanna let go
I just wanna let you to know
That I never wanna let go
(let go let go let go let go)
No, I don't wanna let go
I just wanna let you to know
That I never wanna let go
(let go let go let go let go let go let go let go)
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
here, here, here
I wish you were here (I wish you were)
Damn, Damn, Damn
What I'd do to have you
near, near, near
I wish you were here.
Damn, Damn, Damn,
What I'd do to have you
here, here, here
I wish you were here.
Damn, Damn, Damn
What I'd do to have you
near, near, near
I wish you were here.
Minggu, 06 Mei 2012
IBU
Puisi Richard Fernando Putra Bela
Ibu kau mengandung 9 bulan
sampai engkau melahirkanku dengan susah paya
engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
engkau juga merawatku tampa pamri
dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang
Ibu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
Ibu kau bagaikan malaikatku
dikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburku
Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku
setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu... bekerja keras
untuk menafkahiku
ibu... terima kasih atas pengorbananmu
yang engkau berikan kepada ku
Ibu...
DMCA Protection on: http://www.lokerpuisi.web.id/2012/05/kumpulan-puisi-ibu-terbaru-update-2012.html#ixzz1u9peHMB2
Ibu kau mengandung 9 bulan
sampai engkau melahirkanku dengan susah paya
engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
engkau juga merawatku tampa pamri
dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang
Ibu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
Ibu kau bagaikan malaikatku
dikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburku
Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku
setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu... bekerja keras
untuk menafkahiku
ibu... terima kasih atas pengorbananmu
yang engkau berikan kepada ku
Ibu...
DMCA Protection on: http://www.lokerpuisi.web.id/2012/05/kumpulan-puisi-ibu-terbaru-update-2012.html#ixzz1u9peHMB2
Kamis, 19 April 2012
TEORI KEPEMIMPINAN
KEPEMIMPINAN SITUASIONAL
Pendekatan atau teori kepemimpinan ini dikembangkan oleh Hersey dan Blanchard berdasarkan teori-teori sebelumnya. Pada pendekatan ini didasarkan atas asumsi bahwa keberhasialan kepemimpinan suatu organisasi tidak hanya dipengaruhi oleh perilaku dan sifat-sifat pemimpin saja, karena tiap-tiap organisasi itu memiliki ciri-ciri khusus dan unik. Bahkan organisasi yang sejenis pun akan menghadapi masalah yang berbeda karena adanya lingkugan yang berbeda, semangat dan watak bawahan yang berbeda.
Situasi yang berbeda-beda ini harus dihadapi dengan perilaku kepemimpinan yang berbeda pula. Karena banyaknya kemungkinan yang dapat dipakai dalam menerapkan perilaku kepemimpinan sesuai dengan situasi organisasi, maka pendekatan situasiaonal ini disebut juga dengan pendekatan kontingensi; yang dapat berarti kemungkinan.
TEORI KONTINGENSI (Contingensy Theory)
Teori-teori kontingensi berasumsi bahwa berbagai pola perilaku
pemimpin (atau ciri) dibutuhkan dalam berbagai situasi bagi efektivitas
kepemimpinan. Teori Path-Goal tentang kepemimpinan meneliti bagaimana empat
aspek perilaku pemimpin mempengaruhi kepuasan serta motivasi pengikut. Pada
umumnya pemimpin memotivasi para pengikut dengan mempengaruhi persepsi mereka
tentang konsekuensi yang mungkin dari berbagai upaya. Bila para pengikut
percaya bahwa hasil-hasil dapat diperoleh dengan usaha yang serius dan bahwa
usaha yang demikian akan berhasil, maka kemungkinan akan melakukan usaha
tersebut.Aspek-aspek situasi seperti sifat tugas, lingkungan kerja dan
karakteristik pengikut menentukan tingkat keberhasilan dari jenis perilaku
kepemimpinan untuk memperbaiki kepuasan dan usaha para pengikut.
LPC Contingency Model dari Fiedler berhubungan dengan pengaruh
yang melunakkan dari tiga variabel situasional pada hubungan antara suatu ciri
pemimpin (LPC) dan kinerja pengikut. Menurut model ini, para pemimpin yang
berskor LPC tinggi adalah lebih efektif untuk situasi-situasi yang secara
moderat menguntungkan, sedangkan para pemimpin dengan skor LPC rendah akan
lebih menguntungkan baik pada situasi yang menguntungkan maupun tidak menguntungkan.
Leader Member Exchange Theory menjelaskan bagaimana para pemimpin mengembangkan
hubungan pertukaran dalam situasi yang berbeda dengan berbagai pengikut. Hersey
and Blanchard Situasional Theory lebih memusatkan perhatiannya pada para
pengikut. Teori ini menekankan pada perilaku pemimpin dalam melaksanakan tugas
kepemimpinannya dan hubungan pemimpin pengikut.
Leader Participation Model menggambarkan bagaimana perilaku pemimpin dalam
proses pengambilan keputusan dikaitkan dengan variabel situasi. Model ini
menganalisis berbagai jenis situasi yang mungkin dihadapi seorang pemimpin
dalam menjalankan tugas kepemimpinannya. Penekanannya pada perilaku
kepemimpinan seseorang yang bersifat fleksibel sesuai dengan keadaan yang
dihadapinya.
TEORI KEPEMIMPINAN VROOM & YETTON
Salah satu tugas utama dari seorang pemimpin adalah membuat keputusan. karena keputusan yang dilakukan para pemimpin seringkali sangat berdampak kepada para bawahan mereka jelas bahwa komponen utama dari efektifitas pemimpin adalah kemampuan mengambil keputusan yang sangat menentukan keberhasilan yang bersangkutan melaksanakan tugas-tugas pentingnya. pemimpin yang mampu membuat keputusan dengan baik akan lebih efektif dlam jangka panjang dibandingkan dengan mereka yang tidak mampu membuat keputusan dengan baik.
Teori kepemimpinan Vroom & Yetton disebut juga Teori Normatif, karena mengarah kepada pemberi suatu rekomendasi tentang gaya kepemimpinan yang sebaiknya digunakan dalam situasi tertentu.yaitu berfokus pada tingkat partisipasi yang diperbolehkan oleh pemimpin dalam pengambilan keputusan dan seleksi pendekatan yang akan memaksimalkan manfaat yang akan didapat kelompok dan pada waktu yang bersamaan, meminimalisasi gangguan pencapaian tujuan kelompok. Model yang menjelaskan bagaimana seorang pemimpin harus memimpin dalam berbagai situasi. Model ini menunjukan bahwa tidak ada corak kepemimpinan tunggal yang dapat diterapkan pada semua situasi.
Vroom&Yetton mengembangkan model kepemimpinan normative dalam 3 kunci utama yakni :
Metode taksonomi kepemimpinan,atribut-atribut permasalahan,pohon keputusan (decision tree)
Ada 5 tipe kunci metode kepemimpinan Vroom&Yetton (1973) :
1. Autocratic I : Membuat keputusan dengan mengguanakan informasi yang terdapat pada pemimpin.
2. Autocratic II : Membuat keputusan dengan menggunakan informasi yang terdapat pada seluruh anggota kelopok tanpa erlebih dahulu menginformasikan tujuan dari penyampaian informasi yang mereka berikan.
3. Consultative I : Berbagi akan masalah yang ada dengan individu yang relevan, mengetahui ide-ide dan saran mereka tanpa melibatkan mereka kedalam kelompok; lalu membuat keputusan.
4. Consultative II : Berbagi masalah dengan kelompok, mendaptkan ide-ide dan saran mereka saat diskusi kelompok berlangsung dan kemudian mmbuat keputusan.
5. Group II : Berbagi masalah yang ada dengan kelompok, mengepalai diskusi kelompok, serta menerima dan menerapkan keputusan apapun yang dibuat oleh kelompok.
PATH
& GOAL THEORY
The
Path-Goal Theory of Leadership yang dikembangkan untuk menggambarkan cara para
pemimpin yang mendorong dan mendukung para pengikut mereka dalam mencapai
tujuan, mereka telah ditetapkan dengan membuat jalan yang mereka harus jelas
dan mudah.
Secara
khusus, para pemimpin:
-
Memperjelas jalan jadi bawahan tahu jalan mana yang harus pergi.
-
Hapus penghalang jalan menghentikan mereka yang pergi ke sana.
-
Meningkatkan penghargaan di sepanjang rute.
Pemimpin
dapat mengambil pendekatan yang kuat atau terbatas pada ini. Dalam menjelaskan
jalan, mereka mungkin direktif atau memberikan petunjuk samar. Dalam
memindahkan penghalang jalan, mereka dapat menjelajahi jalur atau membantu
memindahkan pengikut blok yang lebih besar. Dalam meningkatkan penghargaan,
mereka dapat memberikan dorongan atau kadang-kadang membuka jalan dengan emas.
Variasi
dalam pendekatan ini akan tergantung pada situasi, termasuk pengikut kemampuan
dan motivasi, serta kesulitan dari pekerjaan dan faktor-faktor kontekstual
lainnya.
Rumah
dan Mitchell (1974) menggambarkan empat gaya kepemimpinan:
Mendukung kepemimpinan
Mengingat
kebutuhan pengikut, menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan mereka dan
menciptakan lingkungan kerja yang bersahabat. Ini termasuk pengikut
meningkatkan harga diri dan membuat pekerjaan lebih menarik. Pendekatan ini
adalah yang terbaik ketika pekerjaan stres, membosankan atau berbahaya.
Kepemimpinan direktif
Mengatakan
pengikut apa yang perlu dilakukan dan memberi bimbingan yang tepat di sepanjang
jalan. Hal ini termasuk memberi mereka jadwal kerja spesifik yang harus
dilakukan pada waktu tertentu. Hadiah mungkin juga akan meningkat sesuai dengan
kebutuhan dan ambiguitas peran menurun (dengan mengatakan kepada mereka apa
yang mereka harus lakukan).
Ini
dapat digunakan jika tugas yang tidak terstruktur dan kompleks dan pengikut
tidak berpengalaman. Hal ini akan meningkatkan rasa pengikut keamanan dan
kontrol dan karenanya sesuai dengan situasi.
Kepemimpinan partisipatif
Konsultasi
dengan pengikut dan mengambil ide-ide mereka ke account user ketika membuat
keputusan dan mengambil tindakan tertentu. Pendekatan ini yang terbaik adalah
ketika para pengikut ahli dan saran mereka adalah baik diperlukan dan mereka
berharap untuk dapat memberikannya.
Kepemimpinan berorientasi prestasi
Menetapkan
tujuan yang menantang, baik dalam pekerjaan dan dalam perbaikan diri (dan
sering bersama-sama). Standar yang tinggi ditunjukkan dan diharapkan. Pemimpin
menunjukkan kepercayaan pada pengikut kemampuan untuk berhasil. Pendekatan ini
adalah yang terbaik ketika tugas kompleks
Bagaimana Nasib Karyawan Yahoo Indonesia????
yahoo Inc telah mengambil keputusan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.000 karyawan dari total 14.100 karyawan saat ini. Yahoo Indonesia belum memberi pernyataan resmi apakah terkena imbas PHK ini atau tidak.
“Keputusan apakah Yahoo Indonesia akan terkena imbas dari PHK bergantung kepada Yahoo regional” , ujar Budi Putra, mantan Country Editor Yahoo Indonesia, dalam wawancara vie e-mail dengan kompas.com, kamis (5/4/2012).
Berdasarkan pengalaman Budi, atmosfer dan suasana kerja Yahoo Indonesia sangat menyenangkan dan kondusif. “Dari sisi performance, Yahoo Indonesiatermasuk yang bagus diregional” , ungkap Budi. Budi kini menjabat sebagai Direktur viki.com (perusahaan streaming video yang berbasis di Singapura) dan masih terus melanjutkan kegiatan ngeblog melalui budiputra.com.
Ia mengaku mengundurkan diri pada Mei 2011 karena alasan personal, bukan karena masalah internal perusahaan. Harapannya bagi Yahoo adalah agar perusahaan itu tetap fokus menjadi the premier digital media company.
“Di situlah kekuatan Yahoo. Saya rasa Yahoo harus mempertahankan performance sebagai perusahaan media terkemuka. Audiens Yahoo sangat besar, terutama untuk produk konten, seperti Yahoo Newa, Finance,OMG, dan Yahoo Sport” , tambahnya. Mengenai keputusan CEO Yahoo Inc untuk melakukan PHK 2.000 karyawan, menurut Budi, hal itu merupakan sebuah tindakan efisiensi yang tak bisa dihindari.
“ Saya kir sekarang Yahoo sedang melakukan efisiensi karena ingin lebih fokus pada media, konten, dan audiens. Kemungkinan seperti ini tidak mungkin dihindari jika bekerja di perusahaan besar seperti Yahoo” , ungkapnya. Hingga berita ini ditulis,belum ada pernyataan resmi, baik dari Yahoo Indonesia maupun Yahoo Regional Asia tenggara, mengenai apakah PHK ini akan berimabas kepada karyawan Yahoo Indonesia.
PENDAPAT SAYA DALAM KASUS INI ADALAH.....
Dalam contoh kasus yahoo ini sesuai dengan Teori Model VROOM & YETTON.
Karena dalam Teori VROOM & YETTON mengarah kepada pemberian suatu rekomendasi tentang gaya kepemimpinan yang sebaiknya digunakan dalam situasi tertentu. Yaitu berfokus pada tingkat partisipasi yang diperbolehkan oleh pemimpin dalam pengambilan keputusan dan seleksi pendekatan yang akan memaksimalkan manfaat yang akan didapat kelompok dan pada waktu yang bersamaan, meminimalisasi gangguan pencapaian tujuan kelompok. Model yang menjelaskan bagaimana seorang pemimpin harus memimpin dalam berbagai situasi.
Kamis, 12 April 2012
Mohammad Hatta Pahlawan ku...
Yuk, kita bahas sedikit
ssesosok tokoh pahlawan yang sangat berjasa untuk negara tercinta kita indonesia.
Yakni Drs . H. Mohammad Hatta.
Pertama mari kita bahas biodata
Drs.H. Mohammad Hatta....
Dr.(H.C.) Drs.
H. Mohammad Hatta
(populer sebagai Bung Hatta, lahir di Fort de Kock (kini Bukittinggi), Sumatera Barat, 12 Agustus 1902 – meninggal
di Jakarta,
14 Maret 1980
pada umur 77 tahun) adalah pejuang, negarawan, dan juga Wakil Presiden
Indonesia yang pertama. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada
tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta dikenal sebagai Bapak Koperasi
Indonesia. Bandar udara internasional Jakarta menggunakan namanya
sebagai penghormatan terhadap jasanya sebagai salah seorang proklamator
kemerdekaan Indonesia.
Nama yang diberikan oleh
orangtuanya ketika dilahirkan adalah Muhammad Athar. Anak perempuannya
bernama Meutia Hatta menjabat sebagai Menteri
Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Kabinet Indonesia
Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono. Ia dimakamkan di Tanah
Kusir, Jakarta.
Namanya pun diabadikan sebagai
nama Bandar Udara di Jakarta yaitu Bandar Udara Soekarno Hatta
Selain diabadikan di Indonesia nama Mohammad Hatta juga
diabadikan di Belanda yaitu sebagai nama jalan di kawasan
Haarlem dengan nama Mohammed
Hattastraat terpampang di papan nama jalan di kawasan perumahan Zuiderpolder
yang dibangun pada tahun 1987. Pemberian nama ini
ditetapkan oleh pejabat Walikota R.H
Claudius dengan alasan bahwa Hatta merupakan tokoh pergerakan
kemerdekaan Indonesia yang pernah menimba ilmu di Belanda serta merupakan aktivis Indonesia.
Selanjutnya
mari kita bahas mengenai perjuangan dari Drs. H. Mohammad Hatta.
Saat berusia 15 tahun,
Hatta merintis karier sebagai aktivis organisasi, sebagai bendahara Jong
Sumatranen Bond (JSB) Cabang Padang. Di kota ini Hatta
mulai menimbun pengetahuan perihal
perkembangan masyarakat dan politik, salah satunya lewat membaca
berbagai koran, bukan saja koran terbitan Padang
tetapi juga Batavia. Lewat itulah Hatta mengenal pemikiran
Tjokroaminoto dalam surat kabar Utusan Hindia, dan Agus Salim dalam Neratja.
Kesadaran politik Hatta makin berkembang karena
kebiasaannya menghadiri ceramah-ceramah atau pertemuan-pertemuan politik. Salah
seorang tokoh politik yang menjadi idola Hatta ketika itu ialah Abdul Moeis.
"Aku kagum melihat cara Abdul Moeis berpidato, aku asyik mendengarkan
suaranya yang merdu setengah parau, terpesona oleh ayun katanya. Sampai saat
itu aku belum pernah mendengarkan pidato yang begitu hebat menarik perhatian
dan membakar semangat," aku Hatta dalam Memoir-nya. Itulah Abdul Moeis: pengarang roman Salah Asuhan; aktivis
partai Sarekat Islam;
anggota Volksraad; dan pegiat dalam majalah Hindia Sarekat, koran Kaoem Moeda,
Neratja, Hindia Baroe, serta Utusan Melayu dan Peroebahan.
Pada usia 17 tahun,
Hatta lulus dari sekolah tingkat menengah (MULO). Lantas ia
bertolak ke Batavia untuk melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Dagang Prins Hendrik School.
Di sini, Hatta mulai aktif menulis. Karangannya
dimuat dalam majalah Jong Sumatera, "Namaku Hindania!" begitulah
judulnya. Berkisah perihal janda cantik dan kaya yang terbujuk kawin
lagi. Setelah ditinggal mati suaminya, Brahmana dari Hindustan, datanglah musafir dari Barat bernama Wolandia, yang kemudian
meminangnya. "Tapi Wolandia terlalu miskin sehingga lebih mencintai hartaku daripada diriku
dan menyia-nyiakan anak-anakku," rutuk Hatta lewat Hindania.
Pemuda Hatta makin tajam pemikirannya karena diasah
dengan beragam bacaan, pengalaman sebagai
Bendahara JSB Pusat, perbincangan dengan tokoh-tokoh pergerakan asal
Minangkabau yang mukim di Batavia, serta diskusi dengan temannya sesama anggota JSB:
Bahder Djohan. Saban Sabtu,
ia dan Bahder Djohan punya kebiasaan keliling kota. Selama berkeliling kota,
mereka bertukar pikiran tentang berbagai hal mengenai tanah air. Pokok soal yang kerap pula
mereka perbincangkan ialah perihal memajukan bahasa Melayu. Untuk itu, menurut Bahder
Djohan perlu diadakan suatu majalah. Majalah dalam rencana Bahder Djohan itupun
sudah ia beri nama Malaya. Antara mereka berdua sempat ada pembagian pekerjaan. Bahder Djohan akan mengutamakan
perhatiannya pada persiapan redaksi majalah, sedangkan Hatta pada soal organisasi dan pembiayaan penerbitan.
Namun, “Karena berbagai hal cita-cita kami itu tak dapat diteruskan,” kenang
Hatta lagi dalam Memoir-nya.
Selama menjabat Bendahara JSB Pusat, Hatta menjalin
kerjasama dengan percetakan surat kabar Neratja. Hubungan itu terus
berlanjut meski Hatta berada di Rotterdam, ia
dipercaya sebagai koresponden. Suatu ketika pada medio tahun
1922,
terjadi peristiwa yang mengemparkan Eropa, Turki
yang dipandang sebagai kerajaan yang sedang
runtuh memukul mundur tentara Yunani yang dijagokan oleh Inggris. Rentetan peristiwa itu Hatta
pantau lalu ia tulis menjadi serial tulisan untuk Neratja di Batavia. Serial
tulisan Hatta itu menyedot perhatian khalayak pembaca, bahkan banyak surat
kabar di tanah air yang mengutip tulisan-tulisan
Hatta.
Hatta mulai menetap di Belanda semenjak September
1921. Ia segera bergabung dalam Perhimpunan Hindia (Indische Vereeniging). Saat
itu, telah tersedia iklim pergerakan di Indische Vereeniging. Sebelumnya,
Indische Vereeniging yang berdiri pada 1908 tak lebih dari ajang pertemuan
pelajar asal tanah air. Atmosfer pergerakan mulai mewarnai Indische Vereeniging
semenjak tibanya tiga tokoh Indische Partij (Suwardi Suryaningrat, Douwes
Dekker, dan Tjipto Mangunkusumo) di Belanda pada 1913 sebagai eksterniran
akibat kritik mereka lewat tulisan di koran De Expres. Kondisi itu tercipta,
tak lepas karena Suwardi Suryaningrat (Ki Hadjar Dewantara) menginisiasi
penerbitan majalah Hindia Poetra oleh Indische Vereeniging mulai 1916. Hindia
Poetra bersemboyan “Ma’moerlah Tanah Hindia! Kekallah Anak-Rakjatnya!” berisi
informasi bagi para pelajar asal tanah air perihal kondisi di Nusantara, tak
ketinggalan pula tersisip kritik terhadap sikap kolonial Belanda.
Di Indische Vereeniging, pergerakan putra Minangkabau
ini tak lagi tersekat oleh ikatan kedaerahan. Sebab Indische Vereeniging berisi
aktivis dari beragam latar belakang asal daerah. Lagipula, nama Indische –meski
masih bermasalah– sudah mencerminkan kesatuan wilayah, yakni gugusan kepulauan
di Nusantara yang secara politis diikat oleh sistem kolonialisme belanda. Dari
sanalah mereka semua berasal.
Hatta mengawali karier pergerakannya di Indische
Vereeniging pada 1922, lagi-lagi, sebagai Bendahara. Penunjukkan itu
berlangsung pada 19 Februari 1922, ketika terjadi pergantian pengurus Indische
Vereeniging. Ketua lama dr. Soetomo diganti oleh Hermen Kartawisastra. Momentum
suksesi kala itu punya arti penting bagi mereka di masa mendatang, sebab ketika
itulah mereka memutuskan untuk mengganti nama Indische Vereeniging menjadi
Indonesische Vereeniging dan kelanjutannya mengganti nama Nederland Indie
menjadi Indonesia. Sebuah pilihan nama bangsa yang sarat bermuatan politik.
Dalam forum itu pula, salah seorang anggota Indonesische Vereeniging mengatakan
bahwa dari sekarang kita mulai membangun Indonesia dan meniadakan Hindia atau
Nederland Indie.
Pada tahun 1927, Hatta bergabung
dengan Liga Menentang Imperialisme dan Kolonialisme di Belanda, dan di sinilah
ia bersahabat dengan nasionalis India, Jawaharlal Nehru. Aktivitasnya dalam
organisasi ini menyebabkan Hatta ditangkap pemerintah Belanda. Hatta akhirnya
dibebaskan, setelah melakukan pidato pembelaannya yang terkenal: Indonesia
Free.
Pada tahun 1932 Hatta kembali ke
Indonesia dan bergabung dengan organisasi Club Pendidikan Nasional Indonesia
yang bertujuan meningkatkan kesadaran politik rakyat Indonesia melalui proses
pelatihan-pelatihan. Belanda kembali menangkap Hatta, bersama Soetan Sjahrir, ketua Club Pendidikan
Nasional Indonesia pada bulan Februari 1934.
Hatta diasingkan ke Digul dan kemudian ke Banda
selama 6 tahun.
Pada tahun 1945, Hatta secara
aklamasi diangkat sebagai wakil presiden pertama RI, bersama Bung Karno yang menjadi presiden RI sehari
setelah ia dan bung karno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena
peran tersebut maka keduanya disebut Bapak Proklamator Indonesia.
Bung Hatta adalah tokoh pahlawan berprinsip teguh
loh...
Yuk, kita bahas....
Bung Hatta yang dikenal jujur, sabar, cerdas, dan
penuh ide ini memegang teguh prinsip yang diyakininya. Sebagai contoh adalah
prinsip demokrasi yang diyakini beliau dapat membantu perbaikan kehidupan
bangsa. Untuk itu beliau ikut memperjuangkan status Indonesia sebagai negara
kesatuan yang dapat mengakomodasi aspirasi semua golongan tanpa kecuali. Beliau
ikut mendukung dicabutnya pengusulan pembentukan negara yang memihak pada
golongan tertentu saja.
Keteguhan Pak Hatta dalam memegang prinsip bukan
semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kepentingan bangsa.
Ketika beliau berseberangan prinsip dengan pemerintah yang sedang berkuasa saat
itu, beliau rela mengundurkan diri guna mempertahankan kesatuan bangsa.
Bung Hatta Seorang Pahlawan
yang Berjuang Tanpa Kekerasan
Bung Hatta yang lembut hati,
selalu mencari strategi untuk berjuang tanpa kekerasan. Senjata ampuh yang
digunakan tokoh proklamator kita ini adalah otak dan pena. Dari pada melawan
dengan kekerasan beliau lebih memilih untuk menyusun strategi, melakukan
negosiasi, lobbying, dan menulis berbagai artikel dan buku untuk memperjuangkan
nasib bangsa. Prinsip tanpa kekerasan ini muncul karena rasa hormat Bung Hatta
pada sesama manusia, baik kawan atau pun lawan. Walaupun Bung Hatta tidak
setuju dengan pendapat atau pun seseorang, beliau tidak lalu membenci orang
tersebut, tetapi tindakan dan pendapatnyalah yang tidak beliau setujui.
Misalnya saja, Bung Hatta yang
sangat kuat keteguhan beragamanya tidak menyukai hal-hal yang berbau duniawi
yang pada saat itu umumnya berasal dari negeri seberang. Tapi bukan berarti dia
lalu membenci orang-orang asing. Beliau memiliki banyak teman bangsa asing dan
banyak pemikiran bangsa asing yang positif (disiplin, etos kerja positif) yang
beliau adaptasi untuk kemajuan bangsa. Sikap ini menyebabkan Bung Hatta dihormati
oleh semua orang: kawan atau pun lawan.
Bung Hatta Selalu Berusaha
Sebaik Mungkin
Bung Hatta selalu berusaha
melakukan yang terbaik dalam segala hal, misalnya dengan bersikap hati-hati dan
melakukan perencanaan yang matang. Semua tugas-tugas yang dibebankan kepadanya
dilakukan dengan sepenuh hati, dan direncanakannya dengan sebaik mungkin agar
memperoleh hasil yang maksimal.
Semua pidato dan kata-kata
beliau untuk publik pun disiapkan secara profesional. Keputusan-keputusan
diambil setelah sebelumnya dipikirkan dengan saksama dan didukung dengan data
dan informasi yang cukup. Beliau tidak menginginkan terjadinya kegagalan yang
disebabkan kecerobohan atau pun karena kurang persiapan.
Jadi kesimpulannya
yakni..,
Bung
Hatta telah memberikan kita banyak teladan penting yang bisa kita
aktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bung Hatta telah
memperlihatkan sosoknya sebagai negarawan sejati. Tidak pernah memaksakan
kehendaknya, meskipun itu diyakininya benar. Bung Hatta berpikir dan bertindak
sebagai pendekar demokrasi yang berupaya memberikan pencerdasan kepada
bangsanya. Tidak dapat disangsikan lagi bahwa bung hatta adalah sosok pemimpin
yang patut dicontoh. Namun mengapa Bung Hatta yang lain sulit kita temukan
kembali? Apakah sosok Bung Hatta terlalu ideal bagi para negarawan-negarawan
kita??
Refrensi :
Jumat, 06 April 2012
Pro dan Kontra Demo Kenaikan BBM
Seperti
yang kita ketahui awalnya pemerintah berencana akan menaikan harga BBM pada
tanggal 1 April 2012. Begitu
ramai dibicarakan dampak positif dan negatif tentang kenaikan harga BBM, Perang
pendapat para elit politik maupun pakar ekonomi di media massa terkait
persoalan setuju atau tidak setuju harga BBM dinaikkan melahirkan isu akan
terjadinya demo besar-besaran pada tanggal 27 Maret 2012. Ribuan lapisan masyarakat akan turun kejalan untuk unjuk rasa menolak
kenaikan harga BBM. Aksi demo tolak kenaikan harga BBM ini akan terjadi di
beberapa titik.
Seharusnya sebelum kita mengatakan pro atau kontra
terhadap demo yang akan dilakukan maka kita perlu teliti terlebih dahulu sumber
isu yang akan menjadi titik tolak demo tersebut.
Sebenarnya harga minyak di indonesia ini sangat murah karena
disubsidi oleh pemerintah. Disubsidi itu berarti harga minyak dikontrol oleh
negara lewat pertamina dan harganya dibantu pada waktu dilempar ke pasaran
untuk di konsumsi. Jadi dari harga minyak yang tinggi karna di bantu subsidi
oleh pemerintah menjadi sangat terjangkau untuk seluruh rakyat.
Yang perlu dimengerti adalah kenaikan harga BBM di
indonesia bukan karena pemerintah yang mengatur tetapi karena harga BBM
tersebut ditentukan di pasar dunia. Jika pemerintah menolak untuk memberikan
tambahan subdisi maka rakyat yang akan menanggung beban tersebut dan hal ini
tentu akan sangat memberatkan rakyat. Jadi sangat wajar apabila rakyat protes
atas rencana kanaikan BBM.
Dan yang menjadi maslah lain dalam hal ini adalah
keadaan ini ditunggangi oleh organisasi masa dan politik untuk keperluan
manuver politik mereka. Mereka menggunakan nama rakyat dan mendomplengnya untuk
keuntungan organisasi sendiri dan politik untuk mendapatkan nama baik. Targetnya
untuk pemilihan umum dan ini sudah jelas sebagian partai politik yang terlibat memanaskan sebagian
besar partai-partai yang memang sangat berambisi menguasai percaturan politik
di indonesia. Mereka memanas-manasi para demonstran sehingga unjuk rasa yang
dilakukan berakhir rusuh.
Demo untuk protes kanaikan harga BBM boleh-boleh saja
asalkan jangan sampai anarki dan menimbulkan kerusakan dan menghentikan
perputaran ekonomi indonesia. Yang penting demo secara teratur dan tertib. Tidak
perlu anarki.
Kamis, 29 Maret 2012
Puisi - Nyanyian Sukma
NYANYIAN SUKMA ( Song of the Soul )
by : Khalil Gibran
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata; sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku, Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ; ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya, dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Karena aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya, Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahasia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkirkan oleh kebisingan,
Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan, Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesadaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan 'Kain' atau 'Esau' manakah yang mampu membawakannya berkumandang? Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya? Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyi dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata; sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku, Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ; ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya, dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Karena aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya, Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahasia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkirkan oleh kebisingan,
Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan, Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesadaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan 'Kain' atau 'Esau' manakah yang mampu membawakannya berkumandang? Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya? Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyi dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
Langganan:
Postingan (Atom)